Jul 29, 2009

Felipe Melo: Diego Can Lead Juventus To Serie A Title

| 0 comments »

The Brazilian has hailed the Bianconeri and compatriot Diego after a commanding performance against Seongnam in the Peace Cup.

Felipe Melo made his Juventus debut last night, coming on a second half substitute as the Old Lady crushed Korean side Seongnam 3-0, and he was quick to praise new team-mate Diego after the fixture.

“We got this victory against a tough team that only two days ago held Sevilla to a draw,” Melo told the club’s official website.

“Ever since I joined up with my new team-mates, I have been working hard. I soon understood I had joined a great family and this is important.”

Brazilian trequartista Diego, who arrived at Juve from German club Werder Bremen this summer, also made his first appearance for the Bianconeri, marking his debut with a superb solo goal.

“We have a long season ahead of us and we can really aim high with Diego,” said the former Fiorentina man.

“The Scudetto is a dream, but we are working to achieve that.”

The Turin giants are now through to the semi-finals of the summer tournament and might come face-to-face with a star-studded Real Madrid side on Friday.

Vince Masiello, Goal.com

Ferrara Senang Diego Bersinar

| 0 comments »


Arya Perdhana - detiksport

Diego Ribas da Cunha menciptakan impresi yang baik dalam debutnya berseragam Juventus. Meski senang, allenatore 'Si Nyonya Besar' Ciro Ferrara minta Diego tampil lebih baik.

Satu gol dicetak Diego saat Juve membekap Seongnam Ilhwa 3-0 di ajang Peace Cup, Rabu (29/7/2009) dinihari WIB. Prestasi yang sangat baik mengingat itu adalah laga debut Diego.

"Debut Diego? Saya berharap akan terus seperti ini. Talentanya sudah diketahui semua orang, tapi bagaimanapun dia harus terus lebih baik," puji Ferrara di situs resmi Juve.

"Dia bisa memberi banyak hal untuk tim ini," tukas Ferrara melanjutkan sanjungannya untuk gelandang yang digaet dari Werder Bremen itu lagi.

Juventus sebenarnya tak kesulitan membekap Seongnam. Tetapi rupanya hanya unggul 1-0 saat jeda, atas sebuah tim yang kelasnya jauh di bawah, membuat Ferrara sempat tak senang.

"Saya senang dengan hasilnya, tapi masih ada ruang pengembangan. Di akhir babak pertama, saya bilang kepada anak-anak kalau saya tak senang. Di babak kedua, penampilan kami lebih bagus," ujar pelatih berusia 42 tahun itu.

Di semifinal, Juventus ditunggu Real Madrid yang pada saat bersamaan menghajar mantan juara Amerika Latin, LDU Quito, dengan skor 4-2. Meski Madrid lebih diunggulkan, Ferrara berniat membawa Juve memenangi Peace Cup.

"Sekarang kami sudah sampai di semifinal. Tujuan kami adalah memenangi Peace Cup, bahkan bila kami harus menghadapi Madrid di semifinal," tuntas Ferrara

Jul 23, 2009

Platini Jagokan Juve Scudetto

| 0 comments »

Presiden UEFA itu mengunggulkan bekas klubnya bisa menjadi kampiun Serie A Italia musim depan.

uventus menunjukkan aktifitas ambisius di bursa transfer musim panas. Beberapa pemain bagus didatangkan hanya untuk bisa meraih gelar musim depan.

Sementara Inter menunjukkan malah menunjukkan gelagat yang sebaliknya. meski telah mendatangkan beberapa pemain baru, namun mereka berencana menjual salah satu pemain terbaiknya, Zlatan Ibrahimovic.

Dengan pemandangan seperti ini, Michel Platini yakin Juventus bisa menorehkan sukses musim depan.

"Tahun ini mereka telah membangun tim dan Inter malah kehilangan beberapa pemain. Kekuatan tim jadi tidak seimbang. Saya sendiri tidak percaya jika direktur Juve itu tidak pintar dengan membeli pemain yang tidak membuat mereka jadi juara," papar presiden UEFA itu kepada Gazzetta dello Sport.

Platini juga memuji gaya Juve dalam beraktifitas di pasar transfer.

"Juventus memiliki rencana yang tertata rapi dan merupakan contoh yang bagus di bidang finansial. Dengan cara itu, mereka bisa berinvestasi untuk pemain seperti Diego," ungkapnya lagi..

Oleh Mohammad Yanuar Firdaus goal.com

Dalam Sepuluh Hari, Caceres Pemain Juventus

| 0 comments »

Meski dikabarkan tertarik, belum ada pergerakan signifikan dari kedua kubu untuk mewujudkan transfer Martin Caceres.

Juventus menginginkan Martin Caceres dan seperti yang dipaparkan agen Daniel Fonseca, kepindahan takkan terhindarkan.

"Tak ada yang berubah dari kali terakhir yang kudengar, tapi Juventus optimistis bisa mewujudkan transfer," ujar Fonseca kepada Tuttomercatoweb.

"Aku rasa dalam sepuluh jari situasi ini akan dituntaskan. Apakah itu tergantung Barcelona atau Juventus? Bukan keduanya, kami menanti jawaban sang pemain, yang akan dibuat dalam empat atau lima hari ke depan, setelahnya kami akan bisa melangkah lebih maju."

Pep Guardiola tidak akan menghalangi niat Caceres untuk pindah karena tidak bisa menjamin posisinya dalam tim inti secara reguler. Pemain belakang berusia 22 tahun itu hanya menjadi cadangan Carles Puyol dan Gerard Pique musim lalu. Peluangnya bermain di tim inti Barcelona kian tipis setelah Henrique sudah kembali dari masa pinjaman di Bayer Leverkusen dan mulai pulihnya Gabriel Milito.

Juventus siap menampung pemain asal Uruguay itu karena Caceres bisa bermain di berbagai posisi di lini belakang, terutama untuk melapis full-back tim.

Oleh Agung Harsya goal.com


Iaquinta: Juve Wajib Scudetto Musim depan

| 0 comments »

Juventus bergerak sangat aktif di bursa transfer kali ini. Karena alasan itulah Vicenzo Iaquinta menilai kalau juara Seri A menjadi jasil yang harus diraih Bianconeri musim depan.

Raksasa asal Turin itu mendominasi pasar jual-beli pemain di ranah Italia musim panas ini. Tercatat tiga nama besar berhasil dicaplok yaitu Diego, Felipe Melo and Fabio Cannavaro. Total manajemen tim telah menghabiskan dana sekitar 45 juta euro (Rp 645 miliar).

Sebuah investasi besar yang dilakukan Bianconeri guna menggoyang dominasi Inter Milan di kompetisi lokal. Dan Iaquinta menilai bahwa gelar juara Liga Italia adalah harga mati yang harus dikejar oleh timnya.

"Juve telah membuat investasi besar di bursa transfer musim ini dan kami harus mencoba untuk menang (meraih scudetto). Tidak ada alibi lagi sekarang, kami dapat menjadi kompetitif di setiap lini," tegas Iaquinta yang dilansir Channel4.

Kehadiran pelatih Ciro Ferrara pun diyakini Iaquinta sebagai faktor lain bahwa "Si Nyonya Tua" dapat meraih kesuksesan di musim yang baru nanti.

"Ia muda dan semua yang diperlukannya berjalan dengan baik. Saya sangat senang dan terkejut dengan keluwesannya menyelesaikan segalanya," urainya lagi.

Terakhir, Iaquinta berkomentar mengenai tindakan ultras Juve terhadap Cannavaro yang dilakukan di komplek latihan Juventus. Ia berharap agar suasana kondusif segera tercipta di dalam tim agar tidak mengganggu persiapan tim menyongsong musim 2010.

"Situasi tersebut secara keseluruhan akan berdampak tidak baik bagi Juventus dan saya harap agar segalanya kembali normal," demikian dia.

Mohammad Resha Pratama - detiksport

Melo Siap Bawa Juve Lebihi Inter

| 0 comments »

Felipe Melo memberi "salam perkenalan" luar biasa ke publik Juventus. Dia langsung menabuh genderang perang ke arah seteru sengit Juve, Inter Milan.

Melo diboyong 'Si Nyonya Tua' dari Fiorentina pada musim panas ini. Di Bianconeri, pemain asal Brasil itu akan mengenakan kostum bernomor 4.

Berstatus sebagai "anak baru", Melo sepertinya langsung ingin merebut hati Juventini. Dalam pernyataannya, dia yakin Juve bisa menyaingi Inter yang belakangan mendominasi Seri A.

"Saya tak takut dengan Inter," serunya di situs Juve.

"Mereka memang klub besar, tapi Juve juga dan jika kami semua bahu membahu saya yakin kami bisa mencapai prestasi-prestasi bagus," tegas Melo.

Bukan hanya itu saja, pemain yang berposisi gelandang tersebut pun siap berusaha sekuat tenaga langsung membawakan titel untuk Juve di dua ajang prestisius: Seri A dan Liga Champions.

"Saya senang sudah mencapai level ini dan sekarang akan bekerja keras untuk memenangi liga Italia dan Liga Champions," demikian dia.

Kris Fathoni W - detiksport

Jun 11, 2009

Sepuluh Momen Terbaik Dalam Karir Pavel Nedved

| 0 comments »

pavel nedved
Oleh Aditya Ramadhan Goal.com

Pavel Nedved meninggalkan Juventus sebagai legenda tak tergantikan di lini tengah Bianconeri.

Banyak moment menarik yang ditorehkan Pavel Nedved selama sekian tahun berkarir di timnas Republik Ceko dan Serie A Italia. Berikut sepuluh yang paling menarik.

10.Debut
Juni 1994: Pelatih DuĊĦan Uhrin memberi kesempatan Pavel Nedved membuat debutnya di timnas Republik Ceko. Sejak saat itu, Nedved tak pernah kehilangan posisinya di lapangan tengah tim dari negeri yang baru saja melepaskan diri dari Republik Czec-o-Slovakia, atau Czhec dan Slovak.

9. Final Pertama
30 Juni 1996: Tepat dua tahun setelah debutnya, Nedved bermain di final Euro 2006. Ia gagal mencetak gol, dan Ceko kalah 2-1. Meski tampil menawan sepanjang turnamen, popularitasnya terkubur di bawah Patrick Berger dan Karel Poborsky. PSV Eindhoven, yang telah telah memiliki kesepakatan verbal dengan agennya, ragu memboyongnya ke Belanda. Nedved memilih Lazio.

8. Trofi Pertama
April 29: 1998. Meski tidak mencetak gol, Nedved memainkan peran kunci bagi kemenangan Lazio atas AC Milan di leg kedua final Coppa Italia. Ia mengangkat trofi pertama dalam karirnya di Serie A Italia. Gelar ini pula yang membawa Nedved berlaga di Piala Winners.


7. Trofi Pertama Eropa
19 May 1999: Nedved menuliskan namanya sebagai pencetak gol terakhir Piala Winners, yang menentukan kemenangan Lazio atas Real Mallorca 2-1. Ia membawa pulang trofi Piala Winners terakhir dari Villa Park, Birmingham.

6. Pengganti Zinedine Zidane
Juli 2001: Pavel Nedved pindah dari Lazio ke Juventus dengan transfer €41 juta. Ia mendapat tugas menggantikan Zinedine Zidane, yang meninggalkan Juve untuk menjadi pemain termahal ketika dibeli Real Madrid.

5. Ballon d'Or
23 Desember 2003: Pavel Nedved mengejutkan banyak orang ketika terpilih sebagai penerima Ballon d'or, trofi untuk Pemain Terbaik Eropa. Tidak hanya publik sepakbola yang terkejut, Nedved juga mengaku dirinya tak menduga. "Saya bukan pemain yang mampu bermain seindah Zidane," ujarnya saat itu.

4. Meninggalkan Timnas
17 Agustus 2006: Bermain 45 menit ketika Republik Ceko dikalahkan Serbia 3-1. Usai pertandingan dia menyatakan mengundurkan diri. "Sulit bagi saya berkonsentrasi di pertandingan ini," ujarnya.

3. Mengumumkan Pengunduran Diri
26 Februari 2009: The Horse, demikian Pavel Nedved dijuluki, mengumumkan pengunduran dirinya.

2. Laga Terakhir Eropa
10 Maret 2009: Nedved mengakhiri laga terakhirnya di Liga Champions dengan cara menyedihkan. Dia ditari keluar akibat cedera saat Juve menghadapi Chelsea.

1. Laga Terakhir di Serie A Italia
31 Mei 2009: Nedved mengakhiri laga terakhirnya di Serie A Italia dengan menjadi pemain kunci ketika Juve mengalahkan Lazio 2-0. Kemenangan ini membuat Juve mengakhiri musim di tempat kedua. Ia memberikan kostum nomor 11 di Juve kepada Amauri.